Luar Biasa! Gamelan Bali Sudah Masuk Kurikulum Universitas Montreal Kanada, Dubes Beri Penghargaan

Headline Tugu

Dubes Muhsin menyerahkan penghargaan khusus kepada dua kelompok gamelan Bali ternama di Kanada, yaitu Giri Kedaton yang bermarkas di Université de Montréal dan Semara Winangun yang bermarkas di KBRI Ottawa. (Foto: Dok.KBRI Ottawa)

Budaya Nusantara berkembang di Kanada dengan baik. Salah satunya musik gamelan Bali. Ada dua kelompok gamelan Bali ternama di Kanada, yaitu Giri Kedaton yang bermarkas di Université de Montréal dan Semara Winangun yang bermarkas di KBRI Ottawa. Pada HUT Ke-80 Kemerdekaan RI, keduanya mendapatkan penghargaan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Ottawa, Kanada.

Berikut laporan dari KBRI Ottawa yang disampaikan oleh Duta Besar Muhsin Syihab lewat siaran pers yang dikirim ke redaksi Kabar Malioboro.

MINGGU PAGI, 17 Agustus 2025, suasana berbeda terasa di 55 Parkdale Avenue, Ottawa, tempat  KBRI Ottawa berada. Hari Minggu yang biasanya lengang mendadak hidup oleh riuh rendah gelak tawa, alunan musik, serta kehangatan silaturahmi warga.

BACA JUGA Legenda Sepakbola Ikuti HUT RI di Kamerun

Meski gerimis sempat turun di pagi hari, hal itu tidak meredupkan semangat memeringati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia para peserta. Sekitar 370 orang masyarakat/diaspora Indonesia dari Ottawa, Montréal, dan kota sekitarnya hadir dengan balutan busana nasional dan wastra Nusantara yang menambah meriah.

Suasana upacara bendera peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia serasa hangat dan khidmat. Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Urutan upacara pun sesuai protokol yang ada.

BACA JUGA: UKM dari Jogja Unjuk Gigi di Kanada

Ada yang berbeda selepas pengibaran bendera. Dubes Muhsin menyerahkan penghargaan khusus kepada dua kelompok gamelan Bali ternama di Kanada, yaitu Giri Kedaton yang bermarkas di Université de Montréal dan Semara Winangun yang bermarkas di KBRI Ottawa.

Hal yang unik dari kedua kelompok gamelan yang telah berdiri puluhan tahun tersebut adalah, baik pimpinan maupun anggota, semuanya merupakan warga negara Kanada. ”Giri Kedaton sendiri sudah masuk ke kurikulum Fakultas Musik Universitas Montreal. Hal ini menunjukkan bahwa kekayaan kebudayaan Nusantara memiliki daya tarik yang melintasi batas wilayah,” ungkap Dubes yang alumnus HI UGM ini.

BACA JUGA: Pemilah Sampah Terbaik dapat Hadiah

Sedangkan Pimpinan Giri Kedaton Pierre Pare Blais menyampaikan bahwa sebagian besar dari anggota Giri Kedaton belum pernah memiliki pengalaman langsung melihat instrumen gamelan Bali di tempat asalnya. ”Saya berharap suatu saat dapat membawa Giri Kedaton untuk tampil di Indonesia dan menunjukkan permainan kami sekaligus mengekspresikan kecintaan kami akan kebudayaan Indonesia,” harap Pierre.

Sementara itu, Semara Winangun—yang melakukan latihan rutin sekali setiap pekan di Gedung KBRI Ottawa—kerap berpartisipasi dalam pelbagai kegiatan promosi kebudayaan KBRI Ottawa. Lori Snyder, perwakilan Semara Winangun yang menerima penghargaan mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada KBRI.

BAYANGKAN PEMBALUT BERSERAKAN DI PENDAPA DESA WISATA

 ”Kami berterima kasih kepada KBRI Ottawa, karena telah sejak lama memfasilitasi Semara Winangun, tidak hanya untuk berlatih, tetapi juga penyimpanan instrumen Gamelan Bali. Dukungan tersebut telah memberikan kami kesempatan untuk mengaktualisasikan kecintaan terhadap Gamelan Bali yang sangat unik dibandingkan instrumen musik lain,” tegas Lori.

Selanjutnya, Dubes Muhsin menyampaikan sekilas kinerja KBRI Ottawa setahun terakhir yang berhasil mendorong hubungan bilateral Indonesia–Kanada ke tingkat yang lebih erat. “Momentum HUT RI agar menjadi pengingat bagi kita mengisi kemerdekaan demi melanjutkan perjuangan para pahlawan, untuk membangun Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju,” tegas  Dubes Muhsin.

Yuuk Simpan Air Hujan dengan Ini agar Kemarau Aman!

Usai sambutan, Dubes memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada tokoh senior diaspora Indonesia, serta membagikan hadiah kepada para pemenang lomba tenis meja dan catur yang digelar di KBRI pada Minggu, 2 Agustus 2025.

Warga Diaspora yang ikut upacara di KBRI Ottawa, Kanada. (Foto: Dok. KBRI Ottawa)

Selepas upacara, suasana kian cair dengan perlombaan rakyat khas 17 Agustus: mulai dari makan kerupuk, balap kelereng, dan memindahkan bendera untuk kategori anak-anak, hingga balap balon beregu dan tebak lagu untuk kategori dewasa. Tidak ketinggalan, tarian bersama seperti line dance, hingga aura farming Pacu Jalur yang sedang viral menutup rangkaian acara dengan penuh tawa dan kegembiraan.

Peringatan HUT ke-80 RI di Ottawa tidak berhenti di tanggal 17 Agustus. Sejumlah rangkaian telah digelar, mulai dari fun walk dan fun karaoke (2/8), pertunjukan seni dan kuliner Indonesia di Gatineau (10/8), serta berlanjut dengan pesta rakyat di Montreal (23/8). Sebagai penutup, rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dilengkapi dengan festival kemerdekaan dan bazar kuliner Indonesia di KBRI Ottawa (31/8). Seluruh kegiatan terselenggara berkat kolaborasi erat antara KBRI Ottawa dan kelompok masyarakat/diaspora Indonesia di Ottawa, Montreal, dan sekitarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *