Muslimat Godean Dirikan Sekolah Lansia

Headline Margo Utomo


GODEAN, Kabar Malioboro– Tidak ada kata selesai utk belajar. Bahkan untuk sekolah. Meski usia sudah lanjut, menimba ilmu dan bersekolah ternyata masih menjadi kebutuhan semua pihak. Ini yang mendasari Pengurus Anak Cabang Muslimat (PACM) Nahdlatul Ulama Kapanewon Godean mendirikan sekolah lansia. Bertempat di komplek Masjid Babussalam, Candran, Sidoarum, Godean, PACM NU Godean, sekolah lansia ini didirikan. Dengan mengambil nama Husnul Khotimah, Sabtu (31/1) kemarin di Pendopo Hasyim As’ari, sekolah lansia ini diresmikan.

“Mulai hari ini, Monggo siapa yang akan mengikuti kegiatan di sini segera mendaftar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada hari dan jam kerja,” ujar Ketua PACM Muslimat NU Godean Dra. Hj. Karyati Kamal, M. Psi saat peresmian. Peresmian dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Dra Nurhayatinah, Edy Wibowo, S, STP, M. Eng (Panewu Godean) Dr. H. Syukron Arif Muttaqin, SE, MAP (Anggota DPRD Sleman) H. Abdul Hamid (Ketua MWC NU Kapanewon Godean) dan para kyai dan tokoh masyarakat di lingkungan Kapanewon Godean.
Karyati menyampaikan, tujuan pembentukan sekolah lansia ini dalam rangka memberikan kegiatan yang positif bagi para lansia. Di usia senja, para lansia menurutnya membutuhkan berbagai kegiatan yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman sehari harinya. “Disini mereka bisa berkumpul ketemu dengan yang lain untuk saling berbagi rasa,” ujarnya.
Selain wadah untuk berkumpul, di tempat ini anggota sekolah juga akan dipantau secara fisik dan psikologinya. “Nantinya akan ada kegiatan dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran baik fisik dan mental,” terangnya.
Untuk kegiatan, lanjut Karyati, akan dilaksanakan satu Minggu sekali. Yakni di hari Sabtu setiap pekannya. “Kegiatan cukup dua jam dari pagi pukul 08.00,” tambahnya.
Eko Wibowo menyambut baik berdirinya sekolah ini. Diharapkan dengan adanya sekolah ini bisa menambah panjang harapan hidup bagi masyarakat Godean pada khususnya. “Insya Alloh nek atine seneng lan kumpul dengan kancane teng mriki, saget dingge ngilangi stres” serunya.
Syukron menambahkan, sekolah lansia ini diharapkan bisa didaftarkan sebagai lembaga kesejahteraan sosial (LKS) dibawah binaan dinas sosial. “Lembaga ini bisa bersinerji dengan dinsos sehingga nanti bisa dibina secara langsung,” pintanya.
Sedang Dwi Nurhayatinah menyampaikan, sekolah lansia di Godean ini merupakan lembaga ketiga dibawah Muslimat yang berdiri di Kabupaten Sleman. Sebelumnya di Kapanewon Depok dan Ngaglik juga sudah berdiri. “Ada yang menggunakan nama sekolah, ada juga yang memakai nama madrasah. Harapan kami bisa di 17 Kapanewon berdiri, syukur sampai di tingkat kalurahan,” harapnya. (sam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *