DISHUB DIY: Tolong Bantu dan Lapor ke Kami

Headline Wisata


Semua Bus Pariwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memenuhi syarat untuk beroperasi dan aman. Masyarakat tidak perlu ragu untuk menggunakan jasa angkutan pariwisata dari DIY ini. Begitulah penegasan dari orang pertama di Dinas Perhubungan DIY.

“Semua Angkutan Wisata yang resmi di Jogja, izinnya lengkap, armadanya bagus. Aman untuk wisata. Saya apresiasi teman-teman Organda DIY yang menegakkan aturan dan mengutamakan keselamatan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T.

Made menyampaikan hal tersebut saat menerima audiensi Pengurus Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY (3/6). Rombongan GIPI DIY dipimpin langsung ketuanya Bobby Ardiyanto Setya Aji. Ikut hadir pula Sekretaris GIPI Moko D Soediro, sejumlah wakil ketua dan perwakilan dari DPD Organda DIY.

Pengurus DPD GIPI DIY saat silaturahmi ke Kantor Dinas Perhubungan DIY.

Menanggapi harapan Organda DIY, mantan PJ Bupati Kulonprogo ini mengaku pihaknya memiliki keterbatasan dalam pengawasan. Termasuk mengidentifikasi dan mengawasi semua angkutan wisata yang beroperasi di DIY. Dia menyebut, selain armada yang legal dan bergabung  di Organda, memang ada armada yang ilegal. Tidak resmi.

Digambarkan, bisa jadi  ada orang di satu kampung, mampu beli bus kemudian menyewakan bus tersebut untuk angkutan pariwisata. Padahal bus tersebut tidak memiliki izin sebagai bus wisata, uji KIR-nya tidak ada,  dan aspek keselamatan tidak diperhatikan.

“Nah, kalau ada armada bus yang tak punya izin usaha, izin resmi seperti itu, silakan lapor ke kami. Mungkin di kampung Anda,  ada  yang mampu beli bus lalu menjalankannya sebagai angkutan wisata tanpa melalui prosedur yang benar. Nah kami tidak punya kemampuan untuk bisa mendeteksi masuk kampung. Karena itu, laporan dari warga kami perlukan,” tegas Made.

Dengan laporan tersebut, pihak Dishub bisa melakukan pengawasan, edukasi dan sosialisasi soal prosedur yang benar. Sehingga, keselamatan masyarakat yang menjadi pengguna alat transportasi bisa dijamin.

Sebelumnya, DPD GIPI DIY pun sejumlah hal berkaitan dengan ekosistem pariwisata yang berkaitan dengan transportasi. Mulai dari bandara, keselamatan jip wisata, koneksi jalan tol maupun hospitality di kalangan driver transportasi  wisata.

Pada pertemuan yang berlangsung akrab dan santai itu dibahas pula perihal study tour yang lagi hangat. Organda DIY memastikan armada bus di anggota asosiasi ini selalu menjaga kelayakan armada. Juga kelengkapan izin operasionalnya.

“Jadi kalau mau study tour yang aman dan nyaman, gunakan kendaraan  yang perusahaannya domisili di Jogja dan anggota Organda DIY, ” tegas Juri Anto Hadi Wianto,, wakil dari Organda DIY.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *