Mencermati Pameran “Ojo Urik“ Alex Pracaya
Karya  yang Satire, Tidak Berteriak tetapi Mengajak Berdialog

Masuk ke ruang pamer Ndalem Langenkusuma, senyum  kecil muncul di sudut bibir para pengunjung.  Namun, sejurus kemudian, sebuah tamparan terasa. Pengunjung  tidak hanya disuguhi warna cerah yang tampak jenaka, melainkan poster-poster yang bisa menampar nurani. Halus tapi terasa. Oleh: Erwan Widyarto PAMERAN tunggal pertama  Alex Pracaya bertajuk “Ojo Urik” – Transparansi dalam Warna, Integritas dalam […]

Lanjutkan baca