Syawwalan; Pilih Mulih, Milih Pulih

Parlemen

Dari kiri, Revianto Budi Santosa, Khamim Zarkasih Putro, Suwarsih Madya dan Aprillia Beta Suandi.

Pandangan menarik seputar syawalan disampaikan Dr. Ir. Revianto Budi Santosa,  M.Arch. Ketua Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Pengurus Daerah ICMI DIY ini menguraikan fenomena mudik lebaran tidak bisa lepas dari nilai kembali ke fitrah. Makna dari Ramadhan. Kembali ke asali.

Dosen Teknik Arsitektur UII ini menyebutnya dengan istilah: pilih mulih, milih pulih. Orang akan memilih untuk pulang ke kampung. Mudik. Kembali ke udik. “Bagaimanapun kita itu berasal dari orangtua. Dari kampung, “ urai Revianto dalam Kajian Ramadhan 1444 H yang bertajuk “Ramadhan dan Syawalan Pasca Pandemi: Perspektif Agama dan Budaya”.

Kajian ini digelar oleh ICMI Orwil DIY pada Sabtu (8 April 2023) bertempat di Gedung DPD DIY Jalan Kusumanegara Yogya. Selain Revianto, tampil pula sebagai narasumber Prof. Suwarsih Madya, M.A., Ph.D. (Dewan Penasehat ICMI DIY) dan Dr. Drs. Khamim Zarkasih Putro, M.Si (Ketua III ICMI DIY). Kajian dipandu Dr. Aprilia Beta Suandi, S.E., M.Ec. (Sekretaris ICMI DIY dan Dosen FEB UGM).

Suasana Kajian Ramadhan yang digelar ICMI DIY di Gedung DPD RI Perwakilan DIY.

Revianto menegaskan dengan memilih pulang (pilih mulih), kita pun memilih untuk pulih (milih pulih). Kembali memiliki energi, semangat untuk kemudian bisa bekerja kembali. Berkarya kembali. Secara guyon, Revianto juga membagi bulan Ramadhan ke dalam tiga bagian.

”Berbeda dengan makna biasanya, bagi kebanyakan kita, membagi satu bulan Ramadhan ke dalam tiga bagian. Sepuluh hari pertama masih sempat taraweh, sepuluh hari kedua sudah berpikir ke mal dan sepuluh hari ketiga berurusan dengan terminal, ”seloroh Revianto disambut gerrr hadirin.

Hadiri pada acara ini di antaranya anggota DPD RI Drs Afnan Hadikusumo, Ketua ICMI DIY Prof Dr Mahfud Solichin, Rektor Universitas Amikom Prof Dr Suyanto, Rektor Universitas Widya Mataram Yogya Prof Dr Edy Suandi Hamid, mantan Walikota Yogya Herry Zudianto dan para pengurus ICMI DIY maupun pengurus Orda.

Anggota DPD RI Perwakilan DIY Afnan Hadikusuma (depan, kedua dari kiri) hadir di Kajian Ramadhan ICMI DIY.

dan para pengurus ICMI DIY maupun pengurus Orda.

Prof. Suwarsih Madya, M.A., Ph.D yang bicara sebelum Revianto menyoroti Ramadhan dan Syawalan dari sisi pendidikan karakter. Menurut Guru Besar Emeritus Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) ini ibadah ramadhan dan syawalan bisa mendukung penanaman nilai-nilai karakter dan pengembangan ketrampilan.

Syaratnya, pelaksanaannya melibatkan rancangan yang tepat untuk memenuhi rukun, dilakukan dengan penghayatan mendalam dan alasannya benar karena Allah semata.

Hal senada juga ditekankan oleh Khamim Zarkasih Putro. Dosen UIN Sunan Kalijaga ini juga menyoroti soal Ramadhan sebagai panggilan Allah yang bisa membangkitkan semangat. Dia mencontohkan dengan ilustrasi jamaah umrah yang mendapat telepon dari calon istrinya.

Khamim yang baru pulang umrah menceritakan, ada jamaah yang berusia 72 tahun, bisa bersemangat dalam beribadah umrah, setelah mendapat video call dari calon istrinya. ”Itu baru panggilan dari calon istri. Calon pendamping hidup. Bayangkan, Ramadhan itu panggilan yang datangnya dari Allah. Sang Pemberi Hidup. Mestinya harus lebih memberi semangat bagi kita,” ingat Khamim.

Ketua ICMI DIY Mahfud Solichin memberikan sambutan dan membuka Kajian Ramadhan ICMI DIY.

Kegiatan menjelang berbuka ini dibuka oleh Ketua ICMI DIY Ketua ICMI Orwil DIY Prof.Mahfud Sholihin, Ph.D. Mahfud menegaskan kerjasama pelaksanaan kajian seperti ini dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) DIY bukan yang pertama. Karena itu, Mahfud berharap hal semacam ini bisa terus berlangsung.

Anggota DPD RI DIY. Drs. H.M. Afnan Hadikusumo yang memberi sambutan sebagai ”tuan rumah” menegaskan sangat mendukung kajian semacam ini. Afnan juga berharap hal seperti ini bisa dilanjutkan oleh anggota DPD DIY yang akan datang.

”Semoga nanti Mas Ahmad Syauqi Soeratno yang akan menggantikan saya, bisa melanjutkan kerjasama ini, ” harap Afnan. Afnan sudah dua periode menjadi anggota DPD DIY sebagai ”utusan” Muhammadiyah. Untuk periode mendatang, Muhammadiyah sudah menugaskan Ahmad Syauqi. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *