SLEMAN, Kabar Malioboro – Bursa calon Pimpinan DPC PKB Sleman tak sekadar memanas. Tetapi juga mengarah pada satu misi besar. Menyiapkan lompatan kekuatan politik menuju Pemilu 2029.
Lima kandidat yang telah diumumkan kini tak hanya bersaing memperebutkan kursi ketua, melainkan juga membawa harapan baru bagi masa depan partai.
Pengumuman lima nama tersebut dilakukan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB dalam forum Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar di kawasan Palagan, Ngaglik, Sleman, Sabtu malam (4/4/2026).
Wakil Ketua Umum DPP PKB, M. Hanif Dhakiri, menegaskan proses seleksi ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan kekuatan partai menghadapi kontestasi politik mendatang, terutama Pemilu 2029.
“Ini langkah penting bagi PKB sebagai partai peraih suara terbanyak kedua di Sleman untuk menghadapi tantangan politik 2029,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan ke depan tidak cukup hanya berorientasi pada kemenangan elektoral lima tahunan.
Lebih dari itu, pemimpin PKB dituntut mampu membawa partai naik kelas. “Termasuk dalam mengelola kekuasaan secara visioner,” tegasnya.
Lima Kandidat, Satu Target Besar
Berdasarkan hasil penjaringan internal, lima nama yang masuk dalam bursa calon ketua yakni R. Agus Choliq (incumbent), Tri Nugroho, Wiratno, Syukron Arif Muttaqin, dan Hery Setiawan.
Kelima kandidat akan menjalani tahapan fit and proper test sebelum mengerucut menjadi dua nama unggulan. Keputusan akhir tetap berada di tangan DPP, dengan mempertimbangkan kapasitas serta loyalitas masing-masing kandidat.
Muscab Jadi Titik Awal Konsolidasi
Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar menyebut Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas sekaligus menyusun strategi menuju 2029.
“Muscab ini menjadi momentum menguatkan semangat. PKB Sleman ke depan harus semakin kokoh dan solid. Target 2029 harus lebih baik dari 2024,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pelaksanaan Muscab dilakukan serentak di sejumlah daerah di DIY, sebagai bagian dari konsolidasi menyeluruh partai.
Menjaga Kekuatan, Meningkatkan Peran
Sementara itu, Ketua DPC PKB Sleman R. Agus Choliq, mengingatkan siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu menjaga sekaligus mengembangkan posisi PKB sebagai salah satu kekuatan utama di Sleman.
“Kita adalah partai besar di Sleman. Dibutuhkan pemimpin yang mampu mengelola kekuatan ini agar terus memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan, kepemimpinan ke depan harus mampu merangkul seluruh elemen, memperkuat sinergi lintas lembaga, serta menjaga kepercayaan publik.
Dengan proses seleksi yang semakin ketat dan terarah, PKB Sleman kini tak hanya mencari nahkoda baru, tetapi juga figur yang mampu membawa partai melompat lebih jauh pada 2029. (eyd)
