Anda Mahasiswa Mau Berbisnis? Perhatikan Pesan Aqua Dwipayana!

ꦄꦼꦮ꦳ꦼꦤ꧀ꦠ꧀ ꦲꦼꦄꦣ꧀ꦭꦶꦤꦺ


Bagus. Kalau ada orang yang memulai bisnis saat mahasiswa. Bahkan menekuni bisnis itu merupakan investasi kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi mahasiswa. “Itu pilihan cerdas.“ Begitu kata Dr Aqua Dwipayana pada Minggu, 17 Maret 2024.

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional menegaskan hal tersebut saat menjadi pembicara pada kegiatan “Ramadhan Di Kampus Universitas Gadjah Mada 1445 H”.

Acara itu berupa workshop dengan tema “Journey to Businessman: Calon Pengusaha Sukses”. Kegiatan digelar oleh Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Universitas Gadjah Mada Jama’ah Shalahuddin. Dilaksanakan di Aula Fakultas Pertanian Jl. Flora, Bulaksumur, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Aqua menjadi salah satu pembicara pada kegiatan workshop tiga hari itu. Pembicara lainnya adalah pengusaha muda Ajian Kamadeva dan  Rektor Universitas Amikom Yogyakarta, Prof Dr M Suyanto MM.

Sekitar 100 mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas menyimak pesan Aqua Dwipayana. Karena, Aqua tidak berhenti pada “bisnis merupakan pilihan cerdas“ saja. Ia melanjutkan, “Perlu diingat bahwa mengelola usaha sambil menempuh pendidikan memerlukan keseimbangan yang baik antara waktu, energi, dan fokus, “ katanya.

Jika tidak berhasil menjaga keseimbangan itu, bisa berakibat pada melesetnya tujuan awal. Bisa jadi malah gagal jadi pengusaha dan gagal menyelesaikan studinya.

Aqua Dwipayana menegaskan bahwa menjalankan bisnis membutuhkan komitmen yang besar. Tidak semua mahasiswa memiliki waktu atau sumber daya untuk melakukannya. Penting untuk mempertimbangkan dengan hati-hati keseimbangan antara studi dan bisnis, serta memastikan bahwa kita tetap fokus pada pencapaian tujuan akademis.

Tetapi bagaimanapun, Aqua menegaskan, saat berbisnis, mahasiswa akan memiliki banyak keuntungan. “Dalam menjalankan bisnis, Anda akan bertemu dengan banyak orang dari berbagai latar belakang. Ini memberi Anda kesempatan untuk membangun jaringan yang luas, yang bisa sangat berharga di masa depan ketika Anda mencari pekerjaan atau mengembangkan bisnis Anda lebih lanjut,” ungkap penulis buku super best seller Trilogi The Power of Silaturahim tersebut.

Selain itu, ditambahkannya memiliki bisnis dapat memberi kita kesempatan untuk menghasilkan pendapatan sendiri.  Yang bisa membantu menjadi lebih mandiri secara finansial dan mengurangi beban keuangan yang mungkin dialami sebagai mahasiswa.

“Melalui pengalaman bisnis, Anda akan mengembangkan berbagai keterampilan yang sangat dihargai di dunia kerja, seperti kepemimpinan, kreativitas, pemecahan masalah, dan komunikasi,” tambah Dr Aqua Dwipayana yang sudah mengumrahkan gratis lebih dari 160 orang dari “hasil usahanya“ berjualan buku-bukunya.

Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat ini melanjutkan, memiliki pengalaman dalam menjalankan bisnis bisa menjadi nilai tambah yang besar dalam mencari pekerjaan di masa depan. Banyak perusahaan menghargai pengalaman wirausaha karena menunjukkan inisiatif, keberanian, dan kemampuan untuk mengambil risiko.

Perkuat nyali

Pada kesempatan itu, Aqua Dwipayana juga memotivasi mahasiswa untuk memperkuat nyali menjadi pelaku bisnis yang sukses. Hal tersebut merupakan langkah penting dalam membangun mentalitas wirausaha di kalangan mereka.

Menurut pria dengan jejaring pertemanan yang sangat luas tersebut, universitas dan lembaga pendidikan lainnya dapat menyediakan program-program yang fokus pada kewirausahaan. Pelatihan seperti ini bisa membantu mahasiswa memahami dasar-dasar bisnis, pengembangan ide, perencanaan bisnis, dan keterampilan manajemen lainnya.

Aqua Dwipayana menyarankan untuk mengajak mahasiswa belajar dari kisah sukses para wirausahawan, baik yang lokal maupun internasional. Hal ini dapat memberi mereka inspirasi dan motivasi untuk mengejar impian mereka dalam dunia bisnis.

“Bimbingan dari mentor yang berpengalaman dalam dunia bisnis bisa sangat berharga bagi mahasiswa yang ingin menjadi pelaku bisnis. Mentor dapat memberikan pandangan dan nasihat yang penting, serta membantu mahasiswa mengatasi hambatan dan tantangan yang mungkin mereka hadapi,” ujar ayah dua anak ini.

Aqua ini juga meminta kampus dapat mendorong mahasiswa untuk bergabung dalam komunitas wirausaha lokal. Aqua juga meminta pihak kampus agar memberikan dukungan sosial dan jaringan yang penting. Mereka dapat bertukar ide, berbagi pengalaman, dan mendapatkan dorongan dari sesama mahasiswa yang memiliki minat yang sama.

“Berikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti kompetisi bisnis, magang, atau proyek-proyek kewirausahaan. Pengalaman langsung ini dapat membantu mereka memahami dunia bisnis dengan lebih baik dan mengembangkan keterampilan praktis yang diperlukan,“ tandasnya.

Selain itu, lanjutnya, ajarkan mahasiswa untuk tidak takut mengambil risiko. Namun juga penting untuk menekankan pentingnya melakukan riset dan perencanaan yang matang sebelum mengambil keputusan besar dalam bisnis.

Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti klub kewirausahaan atau seminar tentang bisnis dapat membantu mahasiswa mengembangkan minat dan keterampilan mereka di bidang tersebut. “Dengan kombinasi dari pendidikan, dukungan, pengalaman, dan inspirasi yang tepat, mahasiswa dapat diberdayakan untuk menjadi pelaku bisnis yang sukses dan berani menghadapi tantangan dalam dunia kewirausahaan,” tegasnya. (wan)

ꦠꦶꦁꦒꦭ꧀ꦏꦤ꧀ꦧꦭꦱꦤ꧀

꧋ꦄꦭꦩꦠ꧀ꦌꦩꦻꦭ꧀ꦱꦩ꧀ꦥꦺꦪꦤ꧀ꦎꦫꦣꦶꦗꦺꦣꦸꦭ꧀ꦤꦺꦈꦠ꧀āꦮ꧀āꦣꦶꦏꦠꦺꦴꦤ꧀ꦏꦺ꧉ ꧋ꦫꦺꦴꦱ꧀ꦱꦶꦁꦏꦸꦣꦸꦣꦶꦆꦱꦶāꦤ꧀āꦠꦤ꧀ꦝꦤꦺ *