Rektor UII Baca Puisi di Peluncuran Gejayan Id
Katanya ia suka mendengar bahkan sangat terbuka asal yang masuk sesuai selera telinga Kritik disebut berisik Nasehat dianggap mengganggu Dan siapa pun penyambung suara rakyat langsung dicap: antek-antek asing atau anggota permanen barisan sakit hati… ITULAH sepenggal puisi yang berjudul Telinga Tebal . Puisi ini dibaca oleh Rektor UII Fathul Wachid di acara peluncuran situs […]
Lanjutkan baca