SLEMAN, Kabar Malioboro – Ratusan siswa Sekolah Dasar (SD) dari berbagai penjuru Kapanewon Godean berkumpul penuh semangat mengikuti ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Rabu (4/11/2026).
Berlokasi di SD Muhammadiyah 2 Sangonan, Jowah, Kalurahan Sidoluhur, kompetisi religi tahunan ini berlangsung meriah dan hangat.
Tidak kurang dari 300 kafilah yang mewakili 30 SD negeri dan swasta se-Kapanewon Godean antusias menguji kemampuannya.
Berbagai cabang lomba digelar serempak memanfaatkan fasilitas sekolah dan masjid setempat. Mulai dari Tilawatil Quran, Tartilil Quran, Hifdzil Quran, Cerdas Cermat Al-Quran, Azan, Pidato, hingga Lomba Lukis putra dan putri.
Agenda turut dihadiri jajaran pimpinan daerah, antara lain Panewu Godean Harsowasono, unsur Danramil dan Kapolsek Godean, Kepala KUA Godean, Korwil Ibu Itut, Pengawas PAI Godean, serta perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Tri Wahyuni.
Panewu Godean, Harsowasono secara resmi membuka gelaran tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi mendalam atas kegigihan panitia.
“Semoga kedepan muncul generasi unggul yang dapat mewakili Kapanewon Godean ke ajang yang lebih tinggi,” ujar Harsowasono dalam sambutannya.
Keberhasilan acara yang meriah ini menjadi kebanggaan tersendiri, mengingat pelaksanaannya murni bersumber dari semangat kebersamaan dan swadaya sekolah.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Godean, Murwantoro, mengungkapkan keterbatasan anggaran tak menyurutkan tekad para pendidik.
“Ini swadaya lho, urunan tiap sekolahan. Panitia juga semuanya relawan, tanpa bayaran. Dengan tekad bulat dan kelapangan dada, kami sepakat untuk swadaya,” ungkap Murwantoro mantap.
Ia menambahkan besaran kontribusi disesuaikan dengan cabang lomba yang diikuti. Menurutnya, pengorbanan ini sepadan dengan nilai karakter yang ditanamkan kepada anak-anak.
“Diharapkan MTQ ini jadi ajang penanaman karakter, sportivitas, dan keberanian anak. Untuk berani tampil, berani menang, berani kalah secara sportif, serta berkarakter sebagai insan islami,” imbuhnya.
Dampak positif ajang ini dirasakan langsung oleh para orang tua. Anak-anak tampil percaya diri (all out) tanpa canggung di hadapan dewan juri dan penonton.
“Dengan perlombaan ini, anak jadi fokus belajar, berlatih, dan berkegiatan yang lebih bermanfaat,” tutur Ines, salah satu wali murid dari SD Krapyak Godean.
Kesiapan SD Muhammadiyah 2 Sangonan sebagai tuan rumah juga mendapat pujian karena dinilai mampu menampung seluruh cabang lomba dengan baik.
Ke depan, panitia dan pihak sekolah berharap adanya perhatian serta dukungan yang lebih optimal dari instansi pemerintah terkait demi keberlanjutan pembinaan generasi muda Islam di Godean. (eyd)
Bikin Bangga! Ratusan Siswa SD se-Godean Tampil All Out di MTQ 2026 Meski Anggaran Terbatas
