{"id":2809,"date":"2025-04-10T20:09:13","date_gmt":"2025-04-10T13:09:13","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/?p=2809"},"modified":"2025-04-10T20:09:15","modified_gmt":"2025-04-10T13:09:15","slug":"pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati","title":{"rendered":"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati"},"content":{"rendered":"<p>Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang digelar di Kantor DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara 133 Yogyakarta, Selasa (9\/4\/2025) menjadi ajang curhat .&nbsp; Para pelaku industri pariwisata, \u201cnjerit&nbsp; bareng\u201c. Berteriak bersama. Meminta ketegasan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTeriakan bersama\u201c ini muncul dalam kegiatan reses anggota Komisi III DPD RI Ir. Ahmad Syauqi Soeratno MM. Pada pertemuan ini, Syauqi menginventarisir materi pengawasan pelaksanaan Undang Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan di Daerah Istimewa Yogyakarta.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia mengundang &nbsp;para pelaku industri pariwisata yang tergabung dalam Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DPD DIY, Bupati dan Walikota di DIY, Kepala Dinas Pariwisata DIY dan Kabupaten\/Kota, &nbsp;DPRD DIY, KADIN, Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY, perguruan tinggi, OJK, Badan &nbsp;Pelaksana Otorita Borobudur, &nbsp;PT Taman Wisata Candi, Bank Indonesia dan Kepolisian.<\/p>\n\n\n\n<p>FGD yang berlangsung selama 4 jam lebih ini mengusung tema \u201cRespon Pelaku Wisata terhadap Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Kepariwisataan\u201d. Menyoroti dua kebijakan yang diduga berkontribusi pada kondisi jasa pariwisata tahun 2025 tidak sesuai dengan yang diharapkan, yaitu revisi UU No 10 Tahun 2009 dan Inpres No 1\/2025 tentang&nbsp; efisiensi anggaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Syauqi menegaskan banyak yang perlu dibahas terkait sektor pariwisata di DIY dalam FGD ini. Harapannya, &nbsp;diperoleh berbagai masukan dari semua pemangku kepentingan pariwisata di DIY untuk membangun ekonomi pariwisata terpadu. Dan yang terpenting mendorong pemerintah pusat dan pemda memunculkan kebijakan yang membangkitkan pariwisata di Yogyakarta.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) DIY, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara meminta kepastian pemerintah. Apakah benar pariwisata masih menjadi prioritas dan lokomotif perekonomian Indonesia?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cApa bener masih pariwisata atau soal ketahanan pangan? Ini harus jelas, jangan sampai kita diberi target tinggi tapi tidak dilengkapi alat atau anggaran untuk mencapai target itu, \u201c tegas Gusti Bendara disambut teriakan \u201csetujuuuu\u201c oleh pelaku industri pariwisata yang hadir. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jeritan berikutnya dari Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY Deddy Eryono Pranowo. Disampaikannya, \u201cnafas kehidupan\u201c anggotanya hanya sampai Mei 2025. Setelah bulan tersebut, langkah pemutusan hubungan kerja, bahkan penutupan operasional usaha bisa menjadi pilihan utama.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cTolong dong beri kami oksigen. Tinjau ulang efisiensi anggaran. Jangan nol persen. Mungkin cukup potong anggaran 50 persen agar tidak mematikan kami dan juga usaha kecil menengah (UKM) yang selama ini hidup bersama usaha PHRI,\u201c teriak Deddy.<\/p>\n\n\n\n<p>Deddy menyampaikan selama ini sejumlah UKM, petani sayur, peternak ayam dan telur, sudah tanya-tanya kenapa pihaknya tidak lagi beli hasil produksi pertaniannya. \u201cLha mau beli untuk apa wong tamu saja tidak ada,\u201c ujar Deddy retoris.<\/p>\n\n\n\n<p>Ancaman berikutnya juga datang dari larangan <em>study tour<\/em> yang disebut Deddy datang dari Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Situasi tersebut diperkirakan membawa dampak nyata dan memperburuk situasi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Tiga daerah tersebut cukup besar jumlah siswanya selama ini. Hal ini juga perlu intervensi dari pemerintah, kami titipkan ke Mas Syauqi sebagai wakil di DPD RI. Sangat baik jika ada relaksasi pajak, kebijakan pembayaran listrik dari PLN maupun air dari PDAM,&#8221; lanjut Deddy.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY Bobby Ardiyanto Setya Aji menegaskan Inpres 1 tahun 2025 sangat berpengaruh terhadap DIY. Kegiatan pemerintah diakui Bobby menyumbang 55 persen dari total pendapatan pariwisata DIY terutama pada masa awal tahun.<\/p>\n\n\n\n<p>Awal tahun adalah masa <em>low season<\/em>. Biasanya mengandalkan kegiatan pemerintah ini. &#8220;Ketika ada efisiensi dan anggaran itu hilang, jelas menjadi dampak luar biasa bagi kami,&#8221; tandas Bobby.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum Gusti Bendara, Bobby Ardyanto maupun Deddy, \u201cteriakan\u201c terhadap kondisi kepariwisataan di DIY ini juga disampaikan oleh GIPI DIY melalui Tim Litbang. DPD GIPI DIY melakukan survei terhadap anggotanya, para pelaku industri pariwisata. Survei tentang \u201cImbas Inpres No 1\/2025, Larangan Study Tour, &nbsp;dan Kebijakan Lainnya bagi Pelaku Pariwisata &amp; Ekraf di DIY\u201c.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya, akibat penerapan Inpres No 1\/2025 nyata-nyata memberikan dampak sistemik yang cenderung membuat tidak kondusif perkembangan sektor kepariwisataan, termasuk bagi DIY. Imbas yang nyata dari pengetatan anggaran di antaranya sebanyak 45,7% klien menunda pemesanan, 46,9 % membatalkan pesanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari semua dampak yang telah dirasakan tersebut, para pelaku industri pariwisata di DIY mendesak agar pemerintah meninjau ulang atau membatalkan Inpres No 1\/2025. Pemerintah juga diminta untuk memberikan insentif pengurangan beban pajak dan kelonggaran pembayaran kredit, rekening listrik PLN maupun air PDAM.<\/p>\n\n\n\n<p>Jeritan pelaku industri pariwisata tersebut langsung ditanggapi. Untuk kebijakan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, para kepala daerah yang hadir dan Senator Ahmad Syauqi Soeratno akan berusaha sekuat tenaga untuk mengakomodasi. Sedangkan untuk yang menjadi kewenangan pusat, akan dibawa oleh anggota DPD perwakilan DIY ini ke Jakarta. *<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang digelar di Kantor DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara 133 Yogyakarta, Selasa (9\/4\/2025) menjadi ajang curhat .&nbsp; Para pelaku industri pariwisata, \u201cnjerit&nbsp; bareng\u201c. Berteriak bersama. Meminta ketegasan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata. \u201cTeriakan bersama\u201c ini muncul dalam kegiatan reses anggota Komisi III DPD RI Ir. Ahmad Syauqi Soeratno MM. Pada pertemuan ini, [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":6,"featured_media":2810,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[35,874],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.0 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati - Kabar Malioboro<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"jv_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati - Kabar Malioboro\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang digelar di Kantor DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara 133 Yogyakarta, Selasa (9\/4\/2025) menjadi ajang curhat .&nbsp; Para pelaku industri pariwisata, \u201cnjerit&nbsp; bareng\u201c. Berteriak bersama. Meminta ketegasan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata. \u201cTeriakan bersama\u201c ini muncul dalam kegiatan reses anggota Komisi III DPD RI Ir. Ahmad Syauqi Soeratno MM. Pada pertemuan ini, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kabar Malioboro\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-10T13:09:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-10T13:09:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/foto-dpd-fgd.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1109\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"587\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin satu\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin satu\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati\",\"url\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati\",\"name\":\"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati - Kabar Malioboro\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-04-10T13:09:13+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-10T13:09:15+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#\/schema\/person\/c34d90aabcdf0d2c550213b9abb53746\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"jv-ID\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/\",\"name\":\"Kabar Malioboro\",\"description\":\"Mangabarkan dari titik nol\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"jv-ID\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#\/schema\/person\/c34d90aabcdf0d2c550213b9abb53746\",\"name\":\"admin satu\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"jv-ID\",\"@id\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52d0b7343121852baf932da92d7c021d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52d0b7343121852baf932da92d7c021d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin satu\"},\"url\":\"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/author\/erwan\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati - Kabar Malioboro","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati\/","og_locale":"jv_ID","og_type":"article","og_title":"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati - Kabar Malioboro","og_description":"Diskusi Kelompok Terpumpun (FGD) yang digelar di Kantor DPD RI DIY, Jalan Kusumanegara 133 Yogyakarta, Selasa (9\/4\/2025) menjadi ajang curhat .&nbsp; Para pelaku industri pariwisata, \u201cnjerit&nbsp; bareng\u201c. Berteriak bersama. Meminta ketegasan pemerintah dalam mengembangkan pariwisata. \u201cTeriakan bersama\u201c ini muncul dalam kegiatan reses anggota Komisi III DPD RI Ir. Ahmad Syauqi Soeratno MM. Pada pertemuan ini, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati\/","og_site_name":"Kabar Malioboro","article_published_time":"2025-04-10T13:09:13+00:00","article_modified_time":"2025-04-10T13:09:15+00:00","og_image":[{"width":1109,"height":587,"url":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/foto-dpd-fgd.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin satu","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin satu","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati","url":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati","name":"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati - Kabar Malioboro","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#website"},"datePublished":"2025-04-10T13:09:13+00:00","dateModified":"2025-04-10T13:09:15+00:00","author":{"@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#\/schema\/person\/c34d90aabcdf0d2c550213b9abb53746"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati#breadcrumb"},"inLanguage":"jv-ID","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/pelaku-industri-pariwisata-diy-beri-kami-oksigen-agar-mei-tidak-mati#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pelaku Industri Pariwisata DIY: Beri Kami \u201cOksigen\u201c agar Mei Tidak Mati"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#website","url":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/","name":"Kabar Malioboro","description":"Mangabarkan dari titik nol","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"jv-ID"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#\/schema\/person\/c34d90aabcdf0d2c550213b9abb53746","name":"admin satu","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"jv-ID","@id":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52d0b7343121852baf932da92d7c021d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/52d0b7343121852baf932da92d7c021d?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin satu"},"url":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/author\/erwan"}]}},"blog_post_layout_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/kabarmalioboro.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/foto-dpd-fgd-150x150.jpg",150,150,true],"full":["https:\/\/kabarmalioboro.com\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/foto-dpd-fgd.jpg",1109,587,false]},"categories_names":{"35":{"name":"Headline","link":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/page\/headline"},"874":{"name":"Wisata","link":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/page\/wisata"}},"tags_names":[],"comments_number":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2809"}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2809"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2809\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2811,"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2809\/revisions\/2811"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarmalioboro.com\/jawa\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}